Browse Title Index


Seminar Nasional Biologi Tropika

Seminar Nasional Biotropika (SNBT) adalah seminar yang dilaksanakan setiap tahun oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Seminar ini mengusung tema-tema seputar biodiversitas wilayah tropis beserta pemanfaatannya.

  • Seminar Nasional Biologi Tropika 2018

    July 28, 2018 – July 28, 2018

    PENDAHULUAN

    Seminar Nasional Biologi Tropika (SNBT) merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Tujuan utama dari seminar ini adalah sebagai wadah untuk diseminasi informasi berbagai penelitian, pemanfaatan dan pelestarian biodiversitas di Indonesia.

    Seminar ini diperuntukkan bagi peneliti, mahasiswa, dan praktisi dalam bidang-bidang yang berkaitan dengan biodiversitas.

    SNBT 2018 mengambil tema Pemanfaatan Biodiversitas Tropika untuk mewujudkan Biobased economy yang dimaksudkan untuk membuka cakrawala para peserta mengenai usaha-usaha pemanfaatan biodiversitas yang berkelanjutan sehingga dapat menopang perekonomian bangsa.

    Topik-topik yang diseminarkan mencakup sebagai berikut: biodiversitas; bahan baku baru (alga, tumbuhan, dsb.); bioteknologi industri; senyawa bioaktif alam; sistem biologi dan biologi sintetis; nanobiosains; metagenomik dan gene mining; teknik komputasi; biomassa dan biorefinery; dan blue economy.

    PEMBICARA UTAMA

    1. Dr. Ir. Ngakan Timur Antara* (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian RI)
    2. Prof. Dr. Ir. Yusman Syaukat, M.Ec. (Fakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB)
    3. Dr. Eko Agus Suyono, M. App. Sc. (Wakil Dekan, Fakultas Biologi UGM)
    4. Dr. Harry Murti (Manager Functional Stem Cell and Cancer Institute)

    * dalam konfirmasi

    WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

    • Hari dan tanggal: Sabtu, 28 Juli 2018
    • Waktu: 08.00 – 16.30 WIB
    • Tempat: Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada

    PENDAFTARAN PESERTA

    1. Tanggal penting:

    • 01 April - 24 Juni 2018: Penerimaan abstrak
    • 01 Juli 2018: Pengumuman abstrak yang diterima
    • 30 Juli – 19 Agustus 2018: Penerimaan naskah penuh

    2. Biaya pendaftaran:

    • Peserta biasa: Rp. 200.000,-
    • Pemakalah (1 makalah): Rp. 300.000,-
    • Pemakalah (2 makalah): Rp. 500.000,-

    Informasi mengenai pendaftaran dapat dilihat di tautan ini.

    LUARAN

    Luaran

    :

    Naskah akan dipublikasikan pada :

    · Prosiding, atau

    · Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB) (terindeks DOAJ)

    Fasilitas peserta

    :

    · seminar kit

    · buku abstrak dan program

    · coffee break dan makan siang

    · bonus buku “Bioteknologi Pemanfaatan Mikroorganisme & Teknologi Bioproses”.

UGM Public Health Symposium

 

  • 3rd UGM Public Health Symposium

    May 7, 2018 – May 9, 2018

    STRENGTHENING HEALTH WORKERS CAPACITY IN  DIGITAL PUBLIC HEALTH

    Temuan teknologi informatika dalam bidang public health telah menginspirasi banyak inovasi dalam public health dan health service delivery.

    • Teknologi digital telah membantu setiap individu untuk membantu individu mengenal dan memonitor perilaku yang berhubungan dengan kesehatan individual mereka.

    • Aplikasi pencatatan informasi di puskesmas telah mampu ditampilkan sebagai peta spasial sehingga publik menjadi sadar tentang ancaman kejadian penyakit infeksi di sekitar tempat tinggal mereka dan karena itu mereka mengambil inisiatif untuk membuat program pencegahan.

    • Teknologi informasi telah menjadi alat menampung keluhan terkait masalah public health di kota dan membantu menyalurkan layanan yang cepat, terdokumentasi, dan dapat dimonitor oleh publik.

    • Di Kulon Progo DIY, whatsapp group telah menjadi forum bagi semua pejabat pemerintah dan tenaga kesehatan di puskesmas, dan kader di desa dalam rangka berkoordinasi membantu penyelesaian dengan cepat kasus-kasus emergensi bagi penduduk mereka.

    Tujuan

    1. Mengundang pakar public health dan mempresentasikan success story mereka dalam menerapkan public health IT dalam program-program mereka di daerah.

    2. Mengundang praktisi dan pembuat program public health bertukar pendapat dengan ahli IT sehingga terpacu penguatan program public health di masyarakat

    3. Membangun komunitas public health digital sebagai tempat mendistribusikan inovasi public health berbasis IT dan mendorong kreativitas untuk menggunakan IT dalam public health

    Peserta

    1. Praktisi public health di dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan lembaga kesehatan masyarakat

    2. Pekarya applikasi digital di bidang kesehatan dan public health

    3. Dosen, aktivis dan peneliti dalam bidang public health, kesehatan, dan kedokteran

    4. Mahasiswa public health dan kesehatan lain S1, S2, dan S3 di seluruh Indonesia

     

    Narasumber

     

    1. FIrman SKM Mkes. Monitoring dan Penanggulangan Malaria di Halmahera Selatan.  Firman SKM MKes - Dinas Kesehatan Halmahera Selatan

    2. Bambang Haryanto.  Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo. Whatsapp forum intersektoral untuk monitoring dalam rangka pencegahan kematian ibu dan anak di Kulon Progo.

    3. Dinas Kesehatan DKI. Pelaporan dan sistem informasi program Ketuk Pindu Layani Dengan Hati di dinas kesehatan Jakarta.

    4. Erick Karya dan Gita Hanandika - Penemu matakota - Program Matakota sebagai sarana pengawasan dan pelaporan peristiwa di Kota Surabaya,

    5. Bambang Parmanto, University of Pittsburg, sedang konfirmasi. Strategi belajar-berkelanjutan dan layanan kesehatan melalui sistem telemedicine untuk menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan

    6. Septiaji Eko Nugroho, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia, dalam konfirmasi. Antisipasi hoax di bidang kesehatan

    7. Paul Pronyk, Unicef - dalam konfirmasi, Penggunaan apliksasi smartphone dalam sektor public health di Indonesia

    8. Daniel Oscar Baskoro, dalam konfirmasi, UN Global Pulse, pengalaman penerapan social media application di Jakarta

     

  • 2nd UGM Public Health Symposium

    November 15, 2017 – November 16, 2017



  • 1st UGM Public Health Symposium

    May 17, 2017 – May 18, 2017

     

  • Field Epidemiology and Implementation of International Health Regulations 1 April 2017

    April 1, 2017 – April 1, 2017

     

     

    Abstract telah ditutup.

    Latar belakang

    International Health Regulation (IHR) 2005 merupakan Peraturan Kesehatan Internasional yang disetujui oleh 194 negara anggota WHO dalam sidang WHA (World Health Assembly) ke-58 yang bertujuan untuk mencegah, melindungi, dan mengendalikan penyebaran penyakit lintas negara dengan melakukan tindakan sesuai dengan risiko kesehatan yang dihadapi tanpa menimbulkan gangguan yang berarti bagi lalu lintas dan perdagangan internasional. Peraturan ini merupakan salah satu bentuk komitmen di tingkat internasional dalam upaya melindungi penyebaran penyakit secara internasional. Sejak tahun 2014, Indonesia berkomitmen untuk implementasi penuh dalam penerapan IHR 2005 tersebut.

    Tujuan IHR 2005 ini adalah untuk mencegah, melindungi, dan menanggulangi penyebaran penyakit, termasuk penyakit menular yang sudah ada, penyakit menular baru, dan penyakit menular yang muncul kembali, serta penyakit tidak menular yang bisa menyebabkan Public Health Emergency of International Concern(PHEIC) / Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia. Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) merupakan kejadian luar biasa (KLB) yang dapat menjadi ancaman kesehatan bagi negara lain dan kemungkinan membutuhkan koordinasi internasional dalam penanggulangannya.

    Dalam IHR 2005 terdapat 8 kapasitas inti yang dipersyaratkan, yaitu legislasi – kebijakan, koordinasi, surveilans, respons, kesiapsiagaan, komunikasi risiko, sumber daya manusia, dan laboratorium. Di antara 8 kapasitas inti tersebut, surveilans dan respon menjadi kapasitas kunci yang harus dipenuhi. Kegiatan surveilans dan respons merupakan salah satu bentuk kegiatan yang terintegrasi pada seluruh tenaga epidemiolog kesehatan.

    Epidemiolog lapangan memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan IHR 2005,  terutama dalam hal deteksi dan respons terhadap ancaman kesehatan global. Hal ini mendorong peminatan epidemiologi lapangan (FETP) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk menyelenggarakan seminar sehari dengan tema: Field Epidemiology and Implementation of International Health Regulations".

    Tujuan seminar ini adalah:

    1. Meningkatkan pengetahuan dalam deteksi dan respons terhadap ancaman kesehatan global.
    2. Meningkatkan kapabilitas akademik dan lapangan karya siswa melalui diskusi akademik yang intensif dan terarah.
    3. Meningkatkan pengetahuan dan sharing informasi pelaksanaan kegiatan epidemiologi lapangan (analisis masalah kesehatan, evaluasi sistem surveilans, evaluasi program, epidemiologi analitik, dan kejadian luar biasa) kepada institusi lainnya.
    4. Memberikan masukan demi penyempurnaan laporan kegiatan lapangan karya siswa.
    5. Memberikan umpan balik bagi dinas kesehatan sebagai tempat magang.

    Target

    Penyaji presentasi oral dan poster dalam seminar sehari ini adalah karya siswa FETP angkatan 2015 dengan didahului kuliah dan diskusi dengan nara sumber dari WHO. Target audiens adalah Staf Epidemiologi di lingkungan FK UGM/RS Dr. Sardjito, FETP Indonesia, Dinkes Propinsi DIY, DPL Karya Siswa FETP Angkatan 2015/2016, sekolah kesehatan masyarakat,  Balai Besar Veteriner, BLK Yogyakarta, BBTKL-PP dan akademisi di lingkungan fakultas kedokteran UGM.


    Pelaksanaan

    Hari          : Sabtu

    Tanggal    : 1 April 2017

    Pukul        : 08.30 – 15.00 WIB

    Tempat     : Gedung Ismangoen Lt. 3, Fakultas Kedokteran UGM

     

    SUSUNAN ACARA SEMINAR SEHARI FETP 2017

    No

    Waktu

    Acara

    1.

    08.30 - 09.00 WIB

    Registrasi ulang peserta

    2.

    09.00 - 09.15 WIB

    Pembukaan (MC)

    3.

    09.15 - 09.30 WIB

    Sambutan dan Pembukaan secara simbolis:

     

    Ketua Departemen BEPH: Dr Mubasysyr Hasanbasri

    4.

    09.30 - 10.30 WIB

    Kuliah Pakar dan Diskusi: "Field Epidemiology and Implementation of International Health Regulations

     

    WHO: dr. Marlinggom Silitonga, M.Epid.

    5.

    10.30 - 10.45 WIB

    Coffee Break

    6.

    10.45 - 12.00 WIB

    Presentasi Oral Sesi 1

     

    Ruang 1: 
    Auditorium Ismangoen, FK UGM

    Ruang 2: R.Kuliah III.1
    Gedung Ismangoen, FK UGM

     

    MC: Rieski Prihastuti, SKpG.

    MC: Cahyadin, SKM.

     

    Moderator: Bayu Satria W MPH.

    Moderator: Evi Susanti S, MPH.

    7.

    12.00 - 13.00 WIB

    Ishoma dan Presentasi Poster

    8.

    13.00 - 14.15 WIB

    Presentasi Oral Sesi 2

     

    Ruang 1: 
    Auditorium Ismangoen, FK UGM

    Ruang 2: R.Kuliah III.1
    Gedung Ismangoen, FK UGM

     

    MC: Cahyadin, SKM.

    MC: Rieski Prihastuti, SKpG.

     

    Moderator: Evi Susanti S MPH.

    Moderator: Bayu Satria W, S.Ked., MPH.

    9.

    14.15 - 14.45 WIB

    Pengumuman Presentasi Oral dan Poster Terbaik

    10.

    14.45 - 15.00 WIB

    Penutupan

    Riris Andono Ahmad, MPH., Ph.D